Kisah Wafatnya Nabi Muhammad Saw

Khutbah Jum’at bulan Robi’ul Awal Terbaru 2

Tema: Kisah Wafatnya Nabi Muhammad Saw

Khutbah jum’at terbaru ini di tulis oleh Ustad Mohamad Nurofik

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ جَعَلَ الْمَوْتَ رَاحَةً لِلْأَبْرَارْ. فَسُبْحَانَهُ مِنْ اِلَهٍ خَصَّ بِهِدَايَتِهِ مَنِ اخْتَارَهُ لَوْ لَايَتِهِ وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَيَخْتَارْ.

أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ عَلَى حُلْوِ الْقَضَاءِ وَمُرِّ الْأَقْدَارْ, وَأَشْكُرُهُ عَلَى عَوَاطِفِ كَرَمِهِ الْمِدْرَارْ.

وَاَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا اللهْ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنْفَرِدُ بِالْبَقَاءِ وَالدَّوَامِ وَالْاِقْتِدَارْ.

شَهَادَةً شَاهِدَةً بِصِحَّةِ الْاِقْرَارِ. أَرْجُوْ بِهَا الْفَوْزَ بِا لْجَنَّةِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارْ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمُصْطَفَى الْمُخْتَارُ.

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِي اللهِ حَقَّ الْجِهَادِ فِي الْيُسْرِ وَالْاِعْسَارْ. صَلَاةً وَسَلَامًا يُبَلِّغَانِهِمْ مِنْ رَبِّهِمْ نِهَايَةَ الْأَوْطَارْ.

اَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوْ اللهَ تَعَالَى وَتَأَهَّبُوْا لِلْمَوْتِ الْمُوَكَّلِ بِالْبَعِيْدِ وَالْقَرِيْبِ.

Hadirin jama’ah jum’at rohimakumullah.

Pada kesempatan ini, mari kita bersama sama meningkatkan takwa kita kepada Allah Swt, dengan berusaha menjalankan perintah perintahnya dan menjauhi larangan larangannya dalam kehidupan kita sehari hari, karena sebaik baik bekal kita menuju akhirat salah satunya adalah amal sholih kita ketika hidup di dunia.

Hadirin jama’ah jum’at rohimakumullah.

Perlu kita ketahui pada bulan ini, bulan robiul awal tepatnya pada tanggal 12, ada sebuah peristiwa yang mana harus selalu kita ingat dalam sejarah islam yakni wafatnya junjungan kita umat islam yaitu Nabi Muhammad Saw.

Hadirin jama’ah jum’at rohimakumullah.

Diriwayatkan oleh Abi sa’id ra, bahwasanya nabi menyampaikan pada khutbahnya:

اِنَ عَبْدًا خَيَّرَهُ اللهُ بَيْنَ أَنْ يُؤْتِيَهُ مِنْ زَهْرَةِ الدُّنْيَا مَا شَاءَ وَبَيْنَ مَا عِنْدَهُ فَاخْتَارَمَا عِنْدَهُ.

Sesungguhnya Allah telah memberi pilihan kepada seorang hamba, untuk memilih antara dunia dan apa yang ada di sisi-Nya, lalu hamba tersebut memilih apa yang ada di sisi Allah. (HR Bukhari No 3381).

Baca Juga: Khutbah Jum'at Bulan Shofar Terbaru 5

Dari khutbah Nabi tersebut, Abu Bakar menangis karena memang abu bakar adalah orang yang paling memahami Nabi, dan abu bakar faham bahwa yang di maksud hamba yang di beri pilihan oleh Allah adalah Nabi Muhammad sendiri. Khutbah itu menandakan dekatnya waktu panggilan Allah kepada Nabi Muhammad.

Tema: Kisah Wafatnya Nabi Muhammad Saw


Hadirin jama’ah jum’at rohimakumullah.

Ketika kewafatan Nabi semakin dekat Nabi Muhammas Bersabda:

لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ اِنَّ لِلْمَوْتِ لَسَكَرَاتٍ اَللَّهُمَّ اِنَّكَ تَأْخُذُ الرُّوْحَ مِنَ الْعَصَبِ وَالْقَصَبِ وَلْأَنَامِلِ فَأَعِنِّي عَلَى الْمَوْتِ وَهَوِّنُهُ عَلَيَّ.

Tiada tuhan selain Allah, kemtian itu benar adanya, ya Allah, sesungguhnya engkau mencabut ruh dari urat saraf dan ujung jari, maka hamba memohon berilah pertolongan kepada hamba ketika menghadapi mati dan memudahkannya.

Ketika itu para malaikat turun untuk membawa ruh Nabi Muhammad ke tempat yang mulya, lalu malaikat Jibril menghadap kepada Nabi dan berkata: wahai Muhammad orang itu adalah malaikat pencabut nyawa, yang sebelum dan sesudahnya tidak pernah meminta izin, dan tidak akan meminta izin untuk mencabut nyawa dari anak cucu Nabi Adam.

Setelah itu Nabi bersabda: berilah izin kepada malaikat maut, lalu malaikat Jibril berkata: sesungguhnya Allah Swt sudah ingin bertemu denganmu wahai Nabi, lalu Nabi bersabda: wahai malaikat pecabut nyawa, kerjakanlah apa yang di perintahkan kepadamu.

Lalu Nabi Muhammad mengangkat tangannya dan berdoa:

اَللَّهُمَّ فِي الرَفِيْقِ الْأَعْلَى

Dan akhirnya, Nabi Muhammad Junjungan kitapun wafat.

Pada waktu itu para malaikat ta’ziah, para malaikat memberi salam ta’ziah pada kewafatan nabi muhammad saw:

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الْبَيْتِ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ, كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَاِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُوْرَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ. وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا اِلَّا مَتَاعُ الْغُرُوْرِ. اِنَّ فِي اللهِ عَزَاءً مِنْ كُلِّ مُصِيْبَةٍ وَخَلَفًا مِنْ كُلِّ هَالِكٍ وَدَرَكً مِنْ كُلِّ فَائِتٍ فَبِاللهِ فَثِقُوا, وَاِيَّاهُ فَارْجُوْا فَاِنَّ الْمُصَابَ مَنْ حُرِمَ الثَّوَابُ, وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ.

Hadirin jama’ah jum’at rohimakumullah.

Nabi muhammad adalah nikmat bagi semua alam, kita sebagai umatnya, sudah di tinggal wafat jauh sebelum kita di lahirkan di dunia ini, namun perlu kita ketahui, ajaran ajaran nabi Muhammad masih sampai kepada umatnya sampai detik ini juga, banyak pewaris pewaris ilmu dari nabi, kyai kyai, habaib, orang orang alim, guru guru ngaji, guru agama, pesantren pesantren dan lainnya. Kita di tinggali Al-Quran dan hadist sebagai pedoman.

Hadirin jama’ah jum’at rohimakumullah.

Mari kita sebagai umat Nabi Muhammad Saw, berusaha melesatrikan ajaran ajaran islam, ajaran ajaran Nabi Muhammad saw, kita pondokkan anak anak kita, kita ajari anak anak kita tentang agama, tentang sholat, tentang akhlak, agar kita sebagai umatnya bisa menjadi penegak agama yang di wariskan oleh Nabi Kita muhmmad Saw.

Baca Juga: Khutbah Jum'at Bulan Robi'ul Awal 1

Semoga kita semua di beri kemudahan, di beri rizki yang berlimpah, agar kita bisa melestarikan ajaran agama islam kepada anak anak kita, amin ya robbal alamin.

اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. وَمَا مُحَمَّدٌ اِلَّا رَسُوْلٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلْ, أَفَاِنْ مَّاتَ أَوْ قُتِلً انْقَلَبْتُمْ عَلَى أَعْقَا بِكُمْ, وَمَنْ يَنْقَلِبْ عَلَى عَقِبَيْهِ فَلَنْ يَضُرَّ اللهَ شَيْئَا, وَسَيَجْزِي اللهُ الشَّاكِرِيْنَ. وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوْتَ اِلَّا بِاِذْنِ اللهِ كِتَابًا مُؤَجَّلًا وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا, وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ اْلاَخِرَةِ نُؤْتِهِ مِنْهَا وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِيْنَ.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْأَنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنَا وَاِيَّاكُمْ بِالْاَيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ اِنَّهُ تَعَالَى جَوَّادٌ كَرِيْمٌ مَلِكٌ بَرٌّ رَءُوْفٌ رَحِيْمٌ.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel